Senin, 05 Januari 2009

CARA MERAIH KESUKSESAN

Bagaimana Meraih Kesuksesan



Salam Super Pak Mario,
Bagaimana cara saya untuk meraih sukses dengan lebih cepat dan baik dan bagaimana agar saya menjadi orang yang lebih baik di perusahaan tersebut, sedangkan saya bekerja di suatu perusahaan yang baru berkembang dan belum memiliki system kinerja yang betul-betul baik.


Dendi, Bekasi


Mario Teguh menjawab:

Pak Dendi yang baik,

Bekerja dalam perusahaan yang baru berkembang adalah kesempatan baik untuk tampil.

Mohon perhatikan beberapa hal penting berikut ini:

Pertama, Anda harus menjadikan diri ahli dalam jalan-jalan pelayanan. Tidak ada jalan kepemimpinan yang bukan jalan pelayanan, dan dia yang tidak ramah kepada tugas-tugas pelayanan tidak akan mampu memimpin. Keberhasilan yang dicapainya pada setiap jenjang karirnya – dicapainya dengan penyampaian pelayanan yang prima kepada semua yang bersentuhan dengannya – dari posisi dimana dia berada.

Lalu, dia membangun keberhasilannya melalui keberhasilan orang lain. Rencana keberhasilannya terbuat dari rencana-rencananya bagi keberhasilan setiap individu yang berada dalam kepemimpinannya.

Berikutnya, dia menjadikan dirinya seorang mahasiswa yang cemerlang pada akademi kepemimpinan yang kita sebut ‘situasi’. Situasi adalah komponen pembentuk sejarah. Seorang pemimpin denggan jalan keemasan mengetahui bahwa dengan mempelajari perilaku dari situasi – baik yang lalu dan yang sedang dialaminya, dia akan mampu menghindari penalty dari terulangnya kesalahan, baik itu kesalahannya sendiri atau kesalahan orang lain.

Kemudian, dia setia kepada yang benar. Dalam peliknya pertentangan berbagai prioritas dan kepentingan di organisasi dan di pasar yang dilayaninya, seorang pemimpin dengan jalan keemasan selalu ingat untuk kembali kepada yang benar.

Dia juga terlibat secara pribadi. Dia menyadari bahwa dia tidak mungkin berada secara pribadi dalam semua kegiatan kerja bawahannya pada setiap saat, tetapi dia selalu mengupayakan kehadirannya dalam semangat atau secara sistemik.

Begitu dulu ya, Pak Dendi. Please absorb and apply.


Salam Super,
Mario Teguh

Mario Teguh : Frozen


Frozen yaitu mengenai menyerahkan hati kita pada kebaikan. kekurangan atau kelemahan adalah kekuatan yang kecil bila di bandingkan dengan kekuatan orang lain.

Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana kita memaksimalkan kekuatan kita yang kecil tersebut..?
Kita harus mampu membaca dimana lingkungan yang membutuhkan kekuatan kita dengan tingkat kekuatan kita tersebut tentunya. Kita akan sangat mengerti dan menyadari bahwa kita sangat berpotensi jika kita berada di lingkungan yang tepat, lingkungan yang membutuhkan kekuatan kita.

Banyak orang di antara kita mengeluh tentang kekurangan, potensi yang kecil pada diri kita. Dan banyak di antara kita yang terbebani oleh kekurangan/kelemahan tersebut.
Bagi anda yang merasa lemah sadarilah bahwa sesungguhnya anda sangatlah berpotensi jika saja anda berada di lingkungan yang membutuhkan kekuatan anda. maka tanamkan pada diri anda sekarang bahwa sesungguhnya kekurangan atau kelemahan adalah kekuatan.
Masalah itu ada ujian pertamanya adalah apakah mengurangi kekuatan maju anda hanya karena masalah, banyak orang mengurangi kerjanya, kualitasnya dan mengurangi investmennya karena ada resiko orang lain tidak menghargainya. Janganlah kekhawatiran anda tentang tidak baiknya orang menghalangi kebaikan yang bisa anda lakukan.
Kita disebut berhasil justru kalau lingkungan itu tidak bisa membuat orang lain berhasil. Lebih baik kita kecil tapi berperan besar daripada besar menunggu orang kecil untuk meledakkan kita. Jadi kesimpulannya adalah bukan ukurannya tapi perannya.
Kita sering melihat kekurangan sebagai kekurangan nilai, padahal justru kurangnya sesuatu menjadi kelebihan. Jadi orang untuk hidup itu yang dibutuhkan adalah sesuainya kekuatan bukan besarnya kekuatan.
“Ikhlaskanlah diri anda untuk menjadi pribadi yang baik, lalu perhatikan apa yang terjadi.

Mario Teguh : If Tomorrow Never Comes

Jika Esok Tidak Pernah Datang, Selagi ada waktu untuk mengungkapkan kasih sayang ungkapakanlah kasih sayang Anda kepada orang - orang yang mencintai Anda, janganlah kebanggan - kebanggan palsu Anda menghalangi hak orang - orang yang Anda cintai itu untuk terbahagiakan oleh ketulusan Anda katakanlah apabila Anda mencintainya, jadikanlah kehadirannya, kehadiran yang penting dalam kehidupan Anda.


Selama kita bisa melakukan sesuatu yang baik lakukanlah sebelum waktu itu diambil dari kita.

Bagaimana apabila dengan segala cinta,ketulusan, kerja keras kita tidak menemukan kepekaan didalam diri kita dan didalam orang yang kita kita berikan?

Jadilah pribadi yang tidak menyalahkan orang lain,kalau mereka tidak melihat Anda penting.
Ingat , kalau kita bernilai baginya, tidak mungkin dia menyepelekan kita, maka jadikanlah kita bernilai baginya

Bagaimana mencintai diri kita sendiri?

Seorang pendengki, pembenci tidak penting kasih sayangnya karena hatinya tidak mampu mewadahi kasih sayang.Jadi kalo orang mau dinilai kasih sayangnya harus menunjukkan dulu bahwa dia adalah pribadi yang membangun kualitas diri yang baik melalui kasih sayang diri yang indah.Menyayangi yang kita miliki lebih dari pada menyayangi diri sendiri, buktikan bahwa anda menyayangin diri sendiri, sehingga orang yang anda sayangi merasa kasih sayang itu penting.

Yang baik itu selalu membuat kita menjadi lebih mampu.Yang Anda lakukan tidak menjadikan anda mampu pasti itu pemborosan usia. Jika setelahnya Anda tidak merasa damai itu pasti bukan kebaikan.

Bagaimana membangun ketegasan supaya tidak menyesal?

Kalau penyesalan Anda besar, berarti yang Anda abaikan sekarang juga besar
cara mengetahui yang Anda lakukan sekarang penting, bayangkan kalau hidup Anda gagal

Ada satu sistem yang ditaruh oleh Tuhan didalam diri kita agar kita berlaku benar, namanya hati.

Selagi muda jadilah petarung bagi impian – impian anda, karena bila tidak anda akan menjadi tawanan dari penyesalan – penyesalan anda.

Keyakinan yang membuktikan dirinya apabila Anda yakin Anda pribadi yang gagal, Anda akan berperilaku menggagalkan Anda sendiri

Dibutuhkan orang hebat untuk menghormati orang yang tidak pantas dihormati, membutuhkan orang luar biasa untuk tertarik kepada orang yang sama sekali tidak menarik. Jadi penghormatan anda, daya tarik kepada orang lain bukan untuk mereka itu untuk meningkatkan derajat kita sebagai pribadi yang pantas memimpin.

Kalau mau jadi seorang ayah yang hebat dan di hormati anaknya maka hebatkanlah anak untuk menjadi pribadi yang besar nanti, itu cara yang terbaik untuk seorang ayah untuk diingat anaknya.

Wariskanlah sesuatu yang bernilai, yang menjadikan pewaris Anda bernilai lebih dari itu,
yaitu sikap, kesetiaan pada yang benar, ketegasan pada kepemimpinan diri, kebanggaan untuk bisa kaya tanpa harta, kadang2 kita yang jujur harus menolak uang yang tidak harta, yang bukan kebaikan, dan itu membutuhkan keyakinan yang lebih daripada hanya uang itu membutuhkan kita mengenali nilai dan alasan mengapa Anda pernah hidup temukan itu dan setelah itu Anda tidak akan bertanya-tanya lagi

Penyesalan yang dalam adalah awal dari kehidupan yang baru, kita membutuhkan penyesalan itu sebabnya orang yang berani melakukan sesuatu yang besar sehingga salahnya besar sehingga menyesalnya dalam dan waktu dia kembali, dia kembali menjadi pribadi yang hebat.

Tersenyumlah karena dia nanti akan menyesal lalu bimbinglah dia untuk menyesal dengan cara yang memuliakannya

Bila Anda mampu melihat masa lalu tanpa rasa penyesalan, melihat masa depan tanpa rasa khawatir Anda telah menjadi pribadi yang utuh Anda tidak bergerak karna masa lalu Anda yang buruk Anda tidak harus meminta maaf karena Anda mensyukuri dulu saya mengalami yang jelek itu , sehingga saya menjadi pribadi yang lebih baik sekarang meskipun kita tidak bangga dengan kesalahan kita di masa lalu

"Patuhlah kepada suara hati Anda lalu perhatikan apa yang terjadi.

Minggu, 04 Januari 2009

KEGAGALAN DAN PESIMIS

Rasa Gagal Dan Pesimis Yang Terus Menghantui



Salam Super Pak Mario
Saya mahasiswa tingkat II ingin berkonsultasi. Saya berkecimpung di dunia pemrograman. Tapi saya ingin ke design web dimana tercakup pula design grafis dan lain-lain. Namun dari dulu saya tidak bisa design dan tidak mempunyai ide kreatif. Saya ingin sekali mencoba bidang itu karena di dunia kerja selalu dibutuhkan. Tetapi sampai sekarang , rasa pesimis dan gagal selalu menghantui saya.
Bagaimana menumbuhkan ide kreatif dan bagaimana solusinya?
Mohon saran dari Pak Mario.
Regards


Eky Adhiputra, Bekasi


Mario Teguh menjawab:

Saudara Eky Adhiputra yang baik,

Seseorang yang tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang sesuatu, tetapi mempunyai pikiran yang terbuka, akan mempercayai kemungkinan apa pun. Karena, bagaimana mungkin dia bisa meragukan sesuatu yang tidak diketahuinya?.
Mereka masih lebih terbuka untuk mempelajari hal-hal baru, yang mungkin saja sebetulnya juga merupakan sesuatu yang baru bagi yang sudah berpengalaman.
Tidak seperti orang yang telah sering mengalami kesulitan dan kegagalan dalam sebuah bidang, para pemula tidak memiliki rasa khawatir atau rasa takut yang sama. Atau bahkan mungkin mereka sama sekali tidak merasa khawatir atau takut.
Bila mereka gagal mencoba sesuatu, mereka tidak melihatnya sebagai kegagalan. Mereka selalu melihat dirinya yang belum bisa, yang belum ahli; sehingga kegagalan hanya menjadi tanda untuk memulai lagi dengan pendekatan yang lebih baik, tanpa berkecil hati.
Itu sebabnya mereka akan mencoba apapun.
Dan karenanya, …
Keberuntungan lebih berpihak kepada yang kurang pandai tetapi banyak mencoba, daripada kepada mereka yang pandai tetapi tidak bertindak.

Begitu dulu ya, Saudara Eky Adhiputra. Tetaplah bersemangat.


Salam Super,
Mario Teguh

MANAGEMENT BISNIS

Bagaimana Manajemen Bisnis Yang Baik Dan Benar



Salam Super Pak Mario,
Saya sudah 5 tahun berjualan sendal sepatu dan tas. Tetapi dengan adanya krisis ekonomi, usaha saya semakin lama semakin menurun, saya sudah berusaha untuk naik kembali dengan meminjam uang di bank untuk menambah modal, tetapi keadaannya malah semakin memperburuk perekonomian saya.
Mohon pengarahan dari Bapak agar usaha ini dapat membaik kembali.
Terima kasih.
Salam Super

Karina, Tangerang


Mario Teguh menjawab:

Ibu Karina yang baik, mohon Ibu perhatikan,

Sekitar 90% dari kegagagalan bisnis kewirausahaan disebabakan oleh kelemahan kepemimpinan dan pengelolaan usaha, yang bermuara pada tidak cukupnya pengetahuan.
Dan inilah yang kelihatannya menjebak banyak wirausahawan yang berbakat dan yang berbakat dan cerdas, karena mereka merasa sudah cukup tahu, dan mengabaikan perlunya menambah pengetahuan.
Mungkin karena kesibukan membangun keberadaan dan bentuk usahanya, seorang wirausahawan bisa terlupakan dari keharusan untuk menjual.
Kebiasaan ini akan menjadikan sang pemimpin usaha lebih teknis daripada strategis. Padahal dia harus naik kelas.
Anda tidak mungkin naik kelas, bila Anda masih menangani masalah-masalah yang sama, dengan tingkat kepentingan yang sama. Dan bila sang pemimpin tidak naik kelas, maka keseluruhan bisnisnya pun tidak mungkin naik kelas.
Lalu, bila para wirausahawan juga bersikap lamban dalam proses-proses penggembiraan pelanggannya; maka pertanyaannya bukan apakah mereka akan terhapus dari persaingan, tetapi hanya kapan.
Oleh sebab itu Ibu Karina
Mengelola bisnis dengan sikap yang terlalu rinci, akan mengkerdilkan kebebasan organisasi kita untuk berkreasi. Tetapi tidak mengelola bisnis dengan perhatian yang sehat kepada detil yang relevan, akan menjatuhkan kita pada saat –saat kita merasa tidak mungkin jatuh.

Begitu ya, Ibu Karina. Saya mendoakan agar organisasi yang Ibu kelola dapat segera berkembang kembali.


Salam Super,
Mario Teguh

MOTIVASI DIRI

Seputar Memotivasi Diri



Pak Mario,
Bagimana memotivasi diri agar tidak pesimis dalam menghadapi masalah, soalnya saya sangat sulit untuk bersikap optimis dalam bertindak ?
Terimakasih,
Salam Super,

Muhammad Yusuf, Medan


Mario Teguh menjawab:

Terima kasih atas pertanyaan Bapak yang baik.

Mohon untuk Bapak ketahui, bahwa bila Bapak putuskan Bapak bisa, Bapak akan mungkin benar atau mungkin salah. Tetapi bila Bapak putuskan Bapak tidak bisa, maka Bapak sangat benar.
Maka pilihlah keputusan yang lebih berpihak kepada keberhasilan Bapak. Karena, dia yang percaya pada diri dan kemampuannya, akan mendapatkan kepercayaan dari orang lain.
Maka, bangunlah dan tampilkanlah hormat yang tinggi pada diri Anda sendiri. Hormat Anda kepada diri sendiri adalah syarat bagi hormat orang lain kepada Anda. Dan bahwa hambatan adalah pintu menuju jalan yang sebetulnya. Jalan menuju keberhasilan kita – sering tersembunyi di balik hambatan – hambatan yang selama ini kita keluhkan.

Begitu dulu ya, Pak Muhammad Yusuf. Semoga membantu.


Salam Super,
Mario Teguh

PEKERJAAN TBAIK, TIDAK SESUAI HATI

Pekerjaan Baik Tetapi Tidak Sesuai Pilihan Hati



Assalamualaikum Pak Mario,

Saat ini saya bekerja di perusahaan konsultan humas menjabat sebagai manager. Saya telah bekerja di perusahaan ini selama 4 tahun dan memulai karir saya sebagai konsultan (saya telah berkarir di industri konsultan humas ini selama hampir 10th).

Sebenarnya situasi kerja di tempat saya sangat nyaman, dengan atasan yang sangat memperhatikan, mendukung, menghargai dan memotivasi anak buah. Karir saya cukup baik disini, saya pun membawahi tim yang sangat baik, yang selalu memberikan kinerja yang baik. Namun yang saya rasakan sekarang adalah walaupun kinerja tim saya selalu baik, saya tidak menemui kenyamanan diri seutuhnya dalam pekerjaan ini. Mungkin karena saya membawahi divisi (yang walaupun dengan dukungan tim yang solid) yang industri nya kurang saya minati. Saya sedang berpikir untuk berhenti bekerja, untuk memulai bisnis sendiri di industri yang lebih saya gemari, yaitu outdoor activity maupun yang ada hubungannya dengan lingkungan hidup.

Permasalahannya adalah saat ini saya sedang mengandung 6 bulan dan selama ini saya yang mensupport suami saya dalam hal keuangan keluarga. Pertanyaannya adalah apakah saya harus mempertahankan pekerjaan ini tapi harus menikmati ketidaknyaman tersebut demi keluarga, mungkin menyesal di kemudian hari karena tidak pernah melakukan apa yang saya ingin lakukan untuk diri saya? Atau sebaiknya saya ikuti saja kata hati saya, meninggalkan pekerjaan saya ini - tentunya setelah saya melahirkan. Bagaimana dengan keluarga saya nantinya? Saya juga tidak punya pengalaman berbisnis sebelumnya.

Mohon bimbingannya dari Pak MarioTerima kasih Pak Mario yang baik.

Hormat Saya,
Amelia, Jakarta


Mario Teguh menjawab:

Salam Super, Ibu Amelia, terima kasih atas pertanyaan Anda yang sangat baik.

Mohon disadari, bahwa perjalanan karir kita adalah sebuah proses perpindahan dari satu pemberhentian ke pemberhentian berikutnya. Kita hanya akan segera sampai, bila kita menyegerakan sebuah pemberangkatan untuk setiap pemberhentian.

Mereka yang mencapai hasil yang banyak dan yang besar dan yang tinggi, adalah mereka yang berhenti saat mereka harus berhenti – tetapi yang segera memulai lagi.
Sebaliknya, mereka yang lambat dalam mencapai haknya untuk berhasil, adalah biasanya orang-orang yang memperlakukan tempat-tempat berhenti – sebagai pemberhentian, atau bahkan betul-betul sebagai penghentian. Padahal, sebuah tempat berhenti adalah tempat transisi antara satu perjalanan ke perjalanan berikutnya. Di pemberhentian itu lah kita harus membangun kesiapan yang baik bagi perjalanan berikutnya. Itu sebabnya, kita – Anda dan saya, dianjurkan membuat tempat-tempat berhenti yang terukur dan teratur. Karena ternyata, orang-orang yang sering berhenti, justru adalah orang-orang lebih berhasil dari pada mereka yang bekerja tanpa henti; asal yang sering berhenti itu – langsung segera memulai lagi dengan kualitas semangat dan kemampuan yang lebih terperbaiki.

Maka tugas Anda, sebetulnya adalah menghubungkan awal dari sebuah perjalanan, keakhir dari perjalanan itu – dengan kualitas perjalanan yang sebaik-baiknya; agar akhir dari perjalanan itu menjadi awal bagi perjalanan berikutnya yang lebih mendekatkan Anda kepada kecemerlangan dan kemulian hidup yang Anda tuju.

Karena-nya bila Anda melangkah keluar dari suatu ruangan, dari sebuah bisnis, atau dari sebuah karir; pastikan bahwa Anda telah menyiapkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih kuat, yang lebih berdampak, dan lebih diperhitungakan di tempat yang baru itu; dan Ingatlah bahwa sebuah pintu keluar adalah pintu masuk ke ruangan yang lain.
Begitu dulu ya, Ibu Amelia. Terima kasih.


Salam Super,
Mario Teguh